umdah

Rasulullah Tidak Dendam Betapapun Teramat Besar Disakiti

Umdah.co.id - Kalaulah dendam yang bersemayam di hati Rasulullah, pastilah Hindun binti 'Utbah perempuan sadis yang diceritakan ...




Umdah.co.id - Kalaulah dendam yang bersemayam di hati Rasulullah, pastilah Hindun binti 'Utbah perempuan sadis yang diceritakan sejarah telah mengoyak tubuh (jantung) paman Rasul tercinta, Hamzah bin Abdul Muthalib, juga akan mati mengenaskan. Pastilah perempuan yang bertindak kejam itu mati dengan jantung terkoyak sebagaimana yang dilakukan itu kepada jasad Hamzah, jasad sang jagoan tempur yang sangat dikasihi Rasul itu, rusak hingga sangat sulit untuk dikenali. Dan Rasul benar-benar meradang melihat perlakuan biadab kafir Quraisy, terlebih kepada Hindun yang telah mengoyak-ngoyak tubuh Hamzah, juga kepada Wahsyi, sang eksekutor pembunuh Hamzah.

"Wahai sahabatku! lihatlah kejahatan kaum Quraisy! Jenazah Jamzah sampai begini. Tunggulah nanti, jika Allah menakdirkan kita diberi kemenangan, kitapun akan membalasnya dengan cara yang lebih dahsyat dari ini" Tetapi, tiba-tiba luapan amarah itu mereda tatkala Allah mengingatkan beliau. "Dan jika kamu memberikan balasan, maka lakukanlah dengan balasan yang seimbang dengan apa-apa yang mereka lakukan kepadanya. Akan tetapi, jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang terbaik bagi orang-orang yang bersabar." (QS. An Nahl:126)

Lelaki berhati lembut itu tertegun, ia sadar, amarah memang akan selalu menyala jika senantiasa disulut. Terlebih jika sudah menjadi gumpalan dendam yang mengendap di hati. Sangat mungkin ia akan keluar bak muntahan lahar merapi yang tak bisa dibendung. Sebab itulah Rasulullah memilih sabar dan memaafkan. Wahsyi dan Hindun dimaafkan tanpa sedikitpun tersakiti kendati ia memiliki kuasa penuh untuk menghukum keduanya.

Malah, buah dari maaf dan ampunan Rasulullah tersebut mampu melembutkan hati Wahsyi dan Hindun. Hingga keduanya memutuskan memeluk islam. Kearifan Rasulullah telah mengedor keangkuhan mereka hingga keduanya dibenamkan rasa malu dan takjub karena kagum pada Rasulullah dan islam, ajaran yang dibawanya.

Jika dendam yang diperturutkan Rasulullah, pasti Wahsyi dan Hindun menjadi seongok mayat yang mengenaskan. Mereka akan meregang nyawa dalam keadaan kafir. Tidak ada kemuliaan yang bisa diraih. Tidak ada pula sumbangsih yang bisa dilakukan. Dan nyatanya Hamzah pun tidak akan pernah hidup lagi.

Sulit. Tentu. Tetapi apa yang diperoleh Rasulullah adalah garansi bahwa kebaikan hanya akan senantiasa mendatangkan kebaikan lainnya yang siap membahagiakan hati dan hidup kita.

Eka Sartika Santriwati Kelas 6A MUDI Mesjid Raya Samalanga

Related

Motivasi 6961637176632346490

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

item