umdah

Perisai Nafsu

Umdah.co.id  Hawa nafsu terdiri dari dua kata Hawa yang bermakna keinginan atau dorongan hati yang kuat. Jika ditambah dengan kata Ha...




Umdah.co.id Hawa nafsu terdiri dari dua kata Hawa yang bermakna keinginan atau dorongan hati yang kuat. Jika ditambah dengan kata Hawa maka Hawa Nafsu adalah kecondrongan hati yang kuat untuk mengerjakan sesuatu. Bicara nafsu  artinya kita bebicara salah satu sebab yang membuat Adam AS terusir dari surga, selain itu nafsu juga dapat mendorong manusia yang berpakaian denagn sikap binatang dan bahkan lebih hina derajatnya dari binatang, sebaliknya saat manusia sukses dalam menejemen nafsu maka dia telah mencoba untuk menduduki derajat menjadi malaikat yang taat tak bermaksiat.

Nafsu yang terdiri dari hanya beberapa huruf dan mengandung makna yang begitu dalam membuat ulama selalu memasukan nafsu dalam pembahan saat mereka menyusun kitab kitab tashawuf. Sejak pencitaannya nafsu adalah makhluk yang mengingkari siapa yang telah menciptakannya, dikisahkan Allah pernah bertanya kepada nafsu siapa Aku (Allah) dan siapa kamu, dengan angguh nafsu menjawab kamu adalah kamu sedangkan saya adalah saya, hingga kemudian Allah memasukan nafsu dalam neraka dalam jangka 100 tahun tanpa diberi makan dan minum hingga akhirnya nafsu itu tunduk dan mengakui statusnya hanyalah seorang hamba yang lemah.

Nafsu juga merupakan musuh terhebat bahkan kehebatannya melebihi melawan kafir Quraisy saat perang badar Jumat, 17 Ramadan tahun kedua Hijriah (13 Maret 624 M)

Dari segi personel tentara kaum muslimin hanya 313 orang menghadapi kekuatan tentara kafir Quraisy sebanyak 950 orang dengan persenjataan jauh lebih baik. Namun, akhirnya perang tersebut dimenangkan oleh kaum muslimin. Kemenangan ini tentu saja disambut gembira dan gegap gempita oleh kaum muslimin.


Namun, sesampai di Kota Madinah, Nabi Muhammad SAW menyatakan, ” Kita baru saja kembali dari perang kecil menuju perang yang besar. ” Pernyataan ini tentu saja mengagetkan para sahabat. Perang yang begitu dahsyat dan menelan korban tidak sedikit itu dikatakan Nabi SAW perang kecil.


Para sahabat pun bertanya, ” Perang apakah yang lebih besar ya Rasulullah?” Nabi menjawab, ” Perang melawan hawa nafsu.”
tidak dipungkiri bahwa yang menjerumuskn manusia dalam dosa bukan nafsu saja sebab dia punya soulmed seperti syaitan, dunia, dan manusia. Namun fokus artikel ini penulis hanya membacarakan nafsu.

Berikut ini adalah bebrapa metode untuk melawan hawa nafsu.

Puasa.

Puasa adalah perisai hamba dari pada kuatnya dobarakan nafsu jiwa, telah pena sebutkan sebuah kisah kala nafsu tidak dibei makan dan minum maka dia patuh, dan mengakui kehambaanya kepada Allah SWT. 

Puasa juga menurunkan nafsu syahwat sebagai mana pesan Rasul Muhammad SAW bersabda "Wahai para pemuda! Barang siapa di antara kalian mampu menikah, maka hendaklah segera menikah, dan barang siapa yang belum mampu, maka hendaklah ia berpuasa, sesungguhnya ia bisa menjadi penawar nafsu."Puasa menjadi ajang latihan untuk mengendalikan nafsu dan menghindari kecerobohan, juga perbuatan keji. "Hal itu karena puasa mampu menurunkan tensi nafsu perut dan seks. Selain dari benteng nafsu puasa juga alternatif bagi tullab untuk menghafal ilmu.

Menyibukan diri dengan aktifitas positif.

Waktu adalah sebuah deretan aktifitas, seseorang yang aktifitasnya sealu positisf maka sulit jiwanya dirindu nafsu atau dalam artian masuk hawa nafsu, berbeda denagn sesorang yang selalu murung dirumah tanpa akifitas atau dikamr dalam sendirian, sulit baginya terga dari fikiran jorok sebab fikiran adalah sebuah potensi yang lebih canggih dari teknologi yang mukhtahir, fikiran selalu menuntu empunyanya selalu sibuk dan kreatif .

Salah satunya aktifitas pemuda adalah belajar dengan belajar nafsu akan selalu terabaikan, seperti yang telah kita ketahui kelezanatan ilmu membuat sosok Imam Nawawi seoalah sang Imam melupakan berumaha tangga, diceritakan pula dalam kitab Ta'limuta'alim bahwa Syaikhul Imam Najmuddin Umar bin Muhammad An-Nasafi dalam menyifati jariyah Ummi waladnya, menyusun sebuah bait yang artinya :

Salamku buat si dia, yang membuatku terpesona karena lembut tubuhnya, Halus pipinya dan giuran kerdipan matanya Si cantik jelita, diriku jadi tertahan, hatikupun tertawan Hati dalam kebingungan, bila bermaksud tuk menggambarkan Aku berkata : tinggalkan daku, maafkan aku Karena kusibuk membuka jalan dan menuntut ilmu. Selama aku mencari utama dan taqwa.

Olah raga adalah salah satu metode umtuk meredamkan nafsu jiwa, sebab saat seseorang disibukan dengan olah raga maka dia kan melupakan nafsu, adapun olah raga yang kami maksud adalah yang tidak bertentangan dengan syariat Islam. Dengan olah raga badan menjadi segar sebab adanya pembakaran efektif dalam badan.

Analogi lain yang kami berikan misalnya ada sorang pemuda yang murung sunyi dikamar tentu fikirannya akan mencari aktifitas sebab fikiran merupakan aset manusia yang selalu menuntut untuk berfikir, nah saat fikiran itu kosong maka akan timbul ide ide busuk untuk melihat gambar atau lainya yang tidak dibolehkan dilihat. berbeda dengan pemuda yang sibuk dengan ilmu atau olah raga maka mereka akan tidak dialaikan oleh chatingan dengan lawan jenis atau melihat yang dilarang. intinya selalulah beraktifitas positif supaya nafsu jauh merindu jiwa.

Batasi hubungan dengan lawan jenis.

Didalam ktab Nasaihul ibad seorang ulama pernah berkata bila seorang yang selalu berhubungan dengan lawan jenis maka akan bangkitlah syahwatnya. dizamnnow sangat sulit agar kita mengjaga diri dari fatnah wanita, kamana kaki melangkah dan buni dipijak akan selalu terlihat wanita yang mengumbar aurat, inilah yang dimaksud denagn hadits nabi riwayatkan dari Usamah Bin Zaid. Beliau bersabda,
مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ


“Aku tidak meninggalkan satu fitnah pun yang lebih membahayakan para lelaki selain fitnah wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim)


Karena fakta memang telah membuktikan. Meskipun wanita diciptakan dengan kondisi akal yang lemah, namun betapa banyak lelaki yang cerdas, kuat gagah perkasa, dibuat lemah tunduk di bawahnya. Meskipun para wanita diciptakan dengan keterbatasannya, namun betapa banyak para penguasa jatuh tersungkur dalam jeratnya. Meskipun wanita dicipta dengan keterbatasan agama, namun betapa banyak ahli ibadah yang dibuat lalai dari Tuhannya.


Diakhir artikel pena ingin membagi sebuah lafaz doa dalam Kitab Riyadusalihin, doa yang pernah diucap Rasulullah berlindung dari hawa nafsu.
Dari Ziyad bin ‘Ilaqoh dari pamannya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca do’a,


اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ مُنْكَرَاتِ الأَخْلاَقِ وَالأَعْمَالِ وَالأَهْوَاءِ


Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari akhlaq, amal dan hawa nafsu yang mungkar.” (HR. Tirmidzi )


Wallahu'alambissawab.

oleh : Agus D Prince. 4O



Related

tashauf 6521857364165817364

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

A
item