umdah

Kupu kupu Cantik dari Kepompong Ramadhan.

Umdah.co.id Mesin waktu begitu cepat berputar terkadang tidak tersadar kita telah berada dambang pintu yang sama. Rasanya Syawal baru...



Umdah.co.id Mesin waktu begitu cepat berputar terkadang tidak tersadar kita telah berada dambang pintu yang sama. Rasanya Syawal baru kemarin berlalu. tapi hitungan perasaan idak bisa menjadi paramerter segala tindakan. tahun ini Rajab telah bergulir dan Syaban menjelang . Menghitung beberapa hari lagi kita akan  bertemu dengan tamu mulia. Ramadhan.

Suatu pertemuan yang paling tidak menghasilkan profit bagi kedua belah pihak agar Ramdhan tidak kecewa karena kita telah menodai kemuliaannya dengan maksiat atau kesia siaan agar kita dapat meneguk berkah dari Ramadhan itu dengan beberapa cara.

Kita harus mengenal Ramadhan lebih dekat. Jika kita ingin bertemu sesuatu  kita harus mengenalnya lebih dekat. Apa yang disukai dan dibencinya, bagaimana karakternya seberapa besar konten intelaktualnya sehingga kita bisa menyesuaikan diri.

Bulan Ramadhan adalah tamu istimewa dan bulan berkah, bulan rahmad, dan magfirah, bulan gudangnya ibadah. Keberkatan yang ada pada Ramadhan ibarat lautan yang luas dan didalamnya tersedia mutiara dan marjan indah lagi menggiurkan. Kalaupun kita mampu menyelaminya hanya sebatas ujung jarum dari luasnya lautan itu.

Dari Salman Al Farishi RA bahwa Rasulullah SAW pernah berkuthbah pada akhir bulan sya'ban. Rasul berkata Wahai manusia telah datang kepada kalian bulan yang yang agung, bulan penuh berkah didalamnya ada malam yang lebih baik dari ada seribu bulan. Allah menjadikan puasa itu wajib dan Qiyamul lail adalah sunnah. Siapa yang melaksanakannya maka dia seperti seperti melaksankan 70 kewajiban dibulan lain.

Ramadhan adalah bulan kesabaran dan kesabaran itu balasanya adalah surga. Siapa yang memberikan makan orang orang puasa maka doasanya akan diampuni dan dibebaskan dari neraka dan memperoleh fahala seperti orang yang berpuasa tanpa dikureangi sedikitpun.  Kami berkata Wahai Rasulullah tidak semua kami dapat melakukannya. Rasul menjawab Allah memberi pahala kepada orang yang memberi buka pasa walaupun hanya sebiji kurma atau seteguk air.

Ramadhan adalah bulan dimana awalnya adalah rahmat, tengahnya magfirah dan akhirnya adalah pembebasan dari api neraka.
maka perbanyaklah melakukan 4 hal, dua hal yang membuat Allah ridha dan dua lainya adalah Allah tidak butuh dengannya. Dua hal itu adalah Syahadah Laaillallah dan beristigfar adapun dua hal yang Allah sendiri tidak butuh kepadanya adalah engkau meminta surga dan berlindung dari neraka.

Namun sebelum Ramadhan itu tiba mesti adanya persiapan  fikriah, fisik dan mental. Fikriah adalah persiapan yang berkaitan dengan ilmu tentang rukun, syara, yang dapat membatalkan puasa tau pahala puasa serta lainya sperti itikaf, tharawih.
Adapun persiapan fisik adalah menjaga kesehatan, karna biar bagaimanapun fisik mempengauhi kualitan dan kuantitas ibadah kepada Allah SWT.
maka dari itu dibulan rajab dan sya'ban Rasul mengajarkan sebuah metode yang bagus untuk mengangarungi Ramadhan dengan puasa unnah Rajab dan Sya'ban sebagai sebuah latihan agar fisik tetap fit saat Ramadhan.  Bukankah sebelum bertanding semua kita butuh latihan ??   

Persiapan mental adalah asumsi dalam hati bahwa puasa adalah sebuah kebaikan bukan momok yang menakutkan untuk dijalani, positif thingking dengan puasa, banyak diantara kita yang khawatir dengan puasa yang dijalani karena sedikit aktifitas yang sedikit melelahkan membuat tidak semangat berpuasa. Mental yang baik akan melahirkan anggapan bahwa puasa itu menyehatkan, mencerdaskan.

Adapun prestasi yang dilahirkan dari Ramadhan yang sempurna adalah peningkatan ibadah dibulan selanjutnya dan timbulnya semangat berbuat kebaikan dalam bingkai kabaikan akhlak karena dalam puasa kita diajarkan utuk menjaga mata dari pada melihat yang diharamkan baik nyata ataupun dunia maya, kemudian menjaga lisan dari naminah dan ghibah. 

Kemudian dari sana akan lahir mata yang selalu memandang yang baik, bahkan jika yang kepada sesuatu yang indah maka adanya hati yang tadabbur kemudian puasa melahirkan lisan yang berkata baik jika tidak , maka lisan itu akan memilih untuk diam saja.
Diakhir pena mengajak sahabat sekalian untuk melihat fase kehidupan seekor kupu kupu. Dimulai dari ulat yang rupanya tidak menarik berubah menjadi kupu kupu nan begitu indah. Namun sebelumnya kupu kupu itu menjalani fase 'puasa' dalam kepompongnya, jika berhasil maka ia akan menjadi kupu kupu dan sebaliknya jika ia akan menjadi sampah karna fase puasa gagal dijalaninya. Demikianlah puasa dia kan menjadi perisai bagi yang menjalaninya dan menjaganya.

So, Selamat berpuasa dan spirit keep fastabiqul Khairat ya.....
oleh : Saifannur, 4E









Related

tashauf 7014549223700698393

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

A
item