umdah

Muslimah Itu Gak Takut Berniqab

Umdah.co |  Muslimah itu berniqab ? hah apa pula nih ?? takut ...? emang uji nyali ?? ternyata eggak semua uji nyali aja yang bisa buat t...

Umdah.co | Muslimah itu berniqab ? hah apa pula nih ?? takut ...? emang uji nyali ?? ternyata eggak semua uji nyali aja yang bisa buat takut, berniqab alias cadarpun bisa buat takut, mulai dari takut cibir bibir nyinyir, takut panas, takut gak bebas beraktifitas, sulit dapat kerja karena dikira ninja, hingga ending gak tau kapan prewedding, alias susah ketemu sama si Dia. Walah ??

Padahal kalau difikir dizaman now cadar adalah trend, emang sih beberapa tahun lalu bercadar jarang ditemukan. Namun hari demi hari pengetahuan manusia tentang Islam semakin bertambah tak heran ilmu membuat mereka hijrah. 

Tapi ternyata dibalik hingar bingar cadar membuat sebagian wanita berhindar dari cadar, klise mereka adalah karna cadar bisa bisa membuat gak mode, ribet, bawan gerah mulu dan alibi membuat sedikit tergelitik adalah karena cadar Inner Beauty (kecantikan) gak kelihatan, duhh hello emangnya cantik buat diposting atau pemer kayak spanduk. hihih.

Mestinya kita harus bersyukur sebab saat memilih berniqab orang tua ikut mendukung, padahal ada sebagain teman kita yang penegn berniqab namun oranag tua mereka gak setuju dan bahkan sampe  stop uang jajan, what's gatswat nih . terus gimana solusibiar ortu ngasi izin ya ..

nihh ada beberapa solusi sahabat.
-Jalin komunikasi efektif dan berisedikit wejangan ilmu, beri pemahaman yang kira kira mudah untuk mereka terima sebab larang oramg tua itu disebabkan keawaman mereka, maka siap dong kamu untuk jadi singa aswaja dirumah ? kayak dai dai gitu.

Bercadar adalah urusan yang sangat penting dizaman now, bagaiman tidak disetiap pojok jalan akan selalu ada lelaki yang memnadang kita, kita sendiri gak pernah tau apa yang mereka fikirkan maka alangkah baik untuk menjaga diri dari pandang mereka untuk memakai cadar sebagai best of solusion. selain ti cadar juga membuat kawan seeiman kita yang ikhwan akan terhindar dari dosa zina mata. terlebih kita adalah wanita penghuni kebun surga pastinya ada upaya jadi model kehidupan sosok Aisyah RA donk.

Balik lagi nih kalau rang tua kita gak setuju dengan cadar jagan buat suansan menjadi gak baik ya, dakwah aja sambil berdoa agar mereka kelak akan mengizinkan. wajib ketakuan yang ada dalam benak orang tua, carai tau alasan mereka kenapa larang pakai cadar,jika memang yang merka takut adalahg karna anaknya akan sulit dapa jodoh maka jawab aja wahai ibunda dan ayahanda ketahuilah bahwa jodoh bukan berkantung cadar tapi itu adalah urusan Allah jika tiba masanya sungguh tak akan ada manusia yang mampu mengalangi seseorang untuk berjodoh, dan gak semua laki laki kok yang ingin wanita yang mengumbar aurat, bukankah Allah adalah zat yang maha Adil, Allah juga telah berfirman bahwa  lelaki yang baik akan mendapatkan perempuan yang baik. Selanjutnya yakini pada orang tua bahwa cukup banyak diluar sana wanita yang tak kunjung dijemput oleh idaman hati, padahal mereka bukan wanita bercadar, bahkan jumlah mereka lebih banyak dibanding para wanita muslimah bercadar.

selanjutnya untuk meyakinkan orang tua sampaikan satu hadist yang diriwayat oleh Abu Daud bahwa Nabi pernah bersabda "Jagalah auratmu kecuali bagi pasanganmu (suami atau istri) atau hamba sahaya, seseorang bertanay bagaimana jika suatu kaum berkumpul bersama sama ? beliau menjawab jika engkau bisa menjaganya supaya tidak terlihat oleh siapapun lakukanlah, seseorang bertanya lagi, bagaimana jika seseorang diantara kami sedang sendiri ? Beliau menjawab Malu kepada Allah adalah lebih baik dari pada malu dihadapan manusia''.

next, sobat muda muslim, hambatan kita sebagai wanita berhijab adalah akan datangnya suara sumbang membuat telinga terganggu dan kepala butuh sedikit obat. lalu gimana kalau misalnya hal ini terjadi.?? adalah hal yang lumrah jikasaat keputusan berhijrah aka datang tantangan dari luar misalnya kata kata sok alim, sok shalihah enggak keren bahakn ada yang bilang kayak ninja ninja negeri sakura.Parah kan girls ??

Cuekin aja ya sahabat,  langit dan bumi akan selalu berjuhan, mungkin saat ni mereka adalah hamparan bumi dan kita adalah langit yang akan gak akan pernah sepakat, atau bisa juga mereka adalah orang orang yang harus kita sayangi, andai mereka punya pemahaman seperti pemahaman kita sungguh mereka adalah pelindung dan pemberisemanagt  untuk kita berniqab. yaa begitulah jika saat ini mereka mencibir pilhan yang paling top adalah pake handset alias tak perlu dipedulikan, bahkan jadikan itu sebuah jembatan supaya kita memperolah pahala sabar dari sebuah hijrah menuju Allah.

Namun jika kita memilih untuk memerdulikan kata kata mereka maka yakinlah kita gak akan pernah menjadi pribadi yang siap berjirah menjadi lebih baik.

sahabat muslimah, satu hal yang sangat penting dalam hijarah adalah mirache of nait (kekuata n niat) yaa luruskna niat bahwa niqab ini saya pasang karena Allah bukan karena mode atau ikut ikutan. niatkan karena Allah suapaya lahir iqtiqamah dalam sanubari, sebab istiqamah adalah hal yang paling sulit jika dibandingkan denagn hijrah, banyak orang yang mundur dari perjalanan hijarah sebab belum siap istiqamah, mungkin salah satu tips suapay iqtiqamah adalah berdoa kepada sang Khaliq dengan " Duhai Allah, Zat yang membolak balikan hati tetapkanlah hati ini dalam agama engaku"

Tidak ada tujuan kehidupan yang paling mulia kecuali kepada Allah , kononlagi ibadah kita masih sangat kurang kepada Allah, kita bukanlah wanita muslimah dimasa Rasullah SAW yang mereka adalah ahli ibadah, shalat mereka semalam suntuk kepada Allah, kepatuhan mereka kepada suami mereka sangat luar biasa, kita juga bukan kalangan salafusshalih muslimah seperti Rabiiah Al Adwiyah yang tak pernah membagi cintanya kepada selain Allah, dan maka mudah mudahan karena niqab ini Allah memandang  kita dengan pandagan Ridha.  Amin

Baiklah disini penulis akan mengupas sedikit tentang hukum fiqh berniqab
1. ulama sepakat tentang kewajiban menutupo seluruh aurat badannya, hanya saja terjadi selisih pendapat tentang kewajiban menutup wajah dan telapak tangan.
sebagian ulama menagtakan menutup wajah dan telapak tangan wajib berdasarkan
firman Allah SWT
وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ
Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir (Al Ahzab 53)
ayat ini turun bertepatan dengan peristiwa pernikahan Nabi dengan Zainab binti Jahsyi, saat itu Nabi mengundang para sahabat, setelah selesai sebahagian sahabat bernajak dan sebagian lagi tidak, sesaat kemudian Nabi beranjak dan beliau keluar masuk dari bilik Zainab, dan ini merupakan isyarah agar mereka para tamu juga beranjak dari majlis itu juga. maka turunlah ayat ini dan dibuatlah tabir sebagai pemisah.

Para ulama yang mewajibkan munutup wajah dan telapak tangan mengatakan bahwa pengertian ayat mencakup seluruh wanita karena mereka mimiliki alasan yang sama untuk memakai penutup, yakni menjaga kebersihan hati.
Allah SWT berfirman :
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (Al Ahzab 59).
Meraka ulama menfasirkan Al Idna' (mengulurkan) dengan menutup seluruh bagian wajah dan hanya membuka mata untuk melihat.

Hadist Ibnu masud bahwa Rasulullah bersabda :
المراة عورة فاذا خرجت استشرفها الشيطان
"Wanita adalah aurat, jika keluar maka syaitan menaunginya". (HR Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah dan Thabrani)

selain itu dalam Fihq Mazhab Syafii Imam Asy Syawrwani berkata :

إن لها ثلاث عورات : عورة في الصلاة ، وهو ما تقدم ـ أي كل بدنها ما سوى الوجه والكفين . وعورة بالنسبة لنظر الأجانب إليها : جميع بدنها حتى الوجه والكفين على المعتمد وعورة في الخلوة وعند المحارم : كعورة الرجل »اهـ ـ أي ما بين السرة والركبة ـ


“Wanita memiliki tiga jenis aurat, (1) aurat dalam shalat -sebagaimana telah dijelaskan- yaitu seluruh badan kecuali wajah dan telapak tangan, (2) aurat terhadap pandangan lelaki ajnabi, yaitu seluruh tubuh termasuk wajah dan telapak tangan, menurut pendapat yang mu’tamad, (3) aurat ketika berdua bersama yang mahram, sama seperti laki-laki, yaitu antara pusar dan paha” (Hasyiah Asy Syarwani ‘Ala Tuhfatul Muhtaaj, 2/112)

2. Adapun ulama yang mengatakan wajah dan telapak bukan aurat berdasarkan hadist Aisyah RA berkata bahwa Asma' binti Abu Bakar menemui Rasulullah SAW dengan memaki baju tipis. Rasulullah berpaling darinya seraya berkata :
يا اسماء ان المرات اذا بلغت المحيض لم يصلح ان يري منها الا هذا
Wahai Asma' sesungguhnya wanita yang telah haid tidak pantas terlihat darinya kecuali ini" Beliau SAW menunjuk wajah dan dua telapak tangan"  (HR Abu Daud)

Sebagai penutup pena ingin merangkum dan menjelaskan beberapa keterangan tambahan bahwa para ulama ijma (sepakat) wajib bagi sorang wanita untuk menutup badan mereka.  adapun mengenai hukum menutup wajah dan telapak tangan terjadi perbedaan pendapat bahkan para ulama yang mengatakan tidak wajib menutup wajah berkomentar bahwa mentup wajah lebih utama dan lebih baik terlebih dizaman yang penuh fitnah.

Wallahu alam bishawab.

oleh : Mawarriyanti , 4i

Related

Tips 4353226083550641964

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

A
item