umdah

Beruntungnya Mereka, Surga Merindukannya..

UMDAH.CO.ID Kerinduan hamba kepada surga adalah hal yang lumrah, sebab disana tersimpan kenikmatan yang tidak ada bandingnya dan selan...



UMDAH.CO.ID Kerinduan hamba kepada surga adalah hal yang lumrah, sebab disana tersimpan kenikmatan yang tidak ada bandingnya dan selanjutnya kenikmatan yang kekal. Surga adalah tempat bernikmat yang yang selalu diharapkan dalam doa setelah shalat. 

Semua orang merindukan untuk memilki rumah disurga atau hanya sekedar bocah yang menjadi pembantu disurga tak masalah. Namun adakah terbenak pada bayangan kita dimana posisi itu berbalik, bukan surga yang kita rindukan tapi surga itu sendiri yang merindukan seorang hamba untuk masuk kedalamnya, untuk mengambil segala kenikmtanya untuk berbahagia diadalamya bersama para Nabi,  Sahabat yang dijamin surga, para ulama yang amilin dan para syuhada yang meraka tidak pernah mati.

Disebutkan didalm Kitab Nashahihul Ibad sebuah Hadist Nabi SAW bersabda :

الْجَنَّةُ مُشْتَاقَةٌ اِلَى أَرْبَعَةِ نَفَرٍ : تَا لِى الْقُرْانِ, وَحَافِظِ اللِّسَانِ, وَمُطْعِمِ الْجِيْعَانِ, وَصَا ئِمٍ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ .رواه أبوداود والترمذي عن ابن عباس

Surga sangat merindukan kepada 4 golongan, sudah barang tentu kerinduan surga ini bukan tanpa alasan, mereka pastilah hamba Allah yang dipilih dalam taat buka maksiat, kebaikan bukan keburukan.

1. Orang yang membaca Alquran, mahami serta mengamalkan apa yang tertera didalamnya.
 Sebuah kegembiraan bila saat kita menulis sebuah surat atau puisi dibaca oleh orang banyak, dan sudah barang tentu kita akan senag padanya sebagaimana dia senagng dengan apa yang kita tulis. demikan dengan Allah SWT, zat yang kasihnyatida mengenal batasan apalagi kekurangan, pasti Dia kan menumpahkan air kesejukan pada meraka yang membaca Kalamnya.

Sungguh indah orang yang lisannya basah dalam nada Alquran dan pastilah hati mereka hati yang dijaga oleh Alquran ada sejuta kelebihan bagi orang yang membaca alquran, mereka akan memeperoleh syafat dari quran yang dia baca itu gelap, kegelapan yang tak pernah terlukiskan.
sebagaiman Sabda Rasul SAW.

 اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِهِ
Bacalah Al Quran karena sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada orang yang membacanya” (HR. Muslim).
selain itu bagi para pecinta Alquran mereka akan mendapatkan ketengan hati, pelajaran dan obat dari segal penyakit sebagai mana dalam Alquran.

2. Orang yang dirindukan oleh surga adalah orang yang menjaga lisan.

Dizaman now menjaga lisan bukan perkara yang mudah, konon lagi banyaknya media sosial yag disana tak menutup kemungkinan dengan mudah orang menumpahkan makian, ghibah kepada siapa saja yang mereka tidak senangi. 
Bencana yang akan didapat oleh orang yang tidak menjaga lisan mereka akan dimasukan oleh Allah kedalam neraka dengan posisi wajahnya terlebih dahulu karna pada wajah terdapt lisan, lidah yang lunak indikasi bahwa dia tidak mudah diarahkan dan filosofi jumlah mulut yang hanya satu isyarah bahwa dia cukup sulit untuk dijaga dan penggunaaanya haruslah berhati hati.

Dalamsatu hadist nabi bersabda Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت


“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” Bukhari Muslim

Ibnu Hajar menjelaskan, “Ini adalah sebuah ucapan ringkas yang padat makna; semua perkataan bisa berupa kebaikan, keburukan, atau salah satu di antara keduanya. Perkataan baik (boleh jadi) tergolong perkataan yang wajib atau sunnah untuk diucapkan. Karenanya, perkataan itu boleh diungkapkan sesuai dengan isinya.

Segala perkataan yang berorientasi kepadanya (kepada hal wajib atau sunnah) termasuk dalam kategori perkataan baik. (Perkataan) yang tidak termasuk dalam kategori tersebut berarti tergolong perkataan jelek atau yang mengarah kepada kejelekan. Oleh karena itu, orang yang terseret masuk dalam lubangnya (perkataan jelek atau yang mengarah kepada kejelekan) hendaklah diam.”

Jika diam adalah sebuah ibadah adakah ibadah yang terlebih mudah dari pada diam ?? Diam bukab berarti tak beilmu bahkan diam akan melahirka kewibawaan kala dia ditampilkan pada yang tidak penting.

3. Komunitas yang dirindu surga adalah orang yang memberikan makan orang miskin.
 Islam adalah agam yang universal tidak hanya mengatur ritual ibadah orizontal namun juga vertikal, hubungan sesama makhluk Allah. maka ada nilai sosial saat orang islam memberiakan orang yang kelaparan bahkan kepada binatangpun seorang muslim seharusnya peduli. 

Mmberiikan makanan keda orag lain tidaklah mesti yang mewah namun semampunya saja dan dablut dengan hati yang ikhlas hanya karena Allah.  kepedulian sesama Muslim terlukis dikala hijrah para Muhajirin kekota madinah, saat itu orang anshar melotre untuk dapat membantu saudaranya sesama muslim, tak tergambar sedikitpun keberatan pada wajah mereka saat memuliakan sesama muslim.

Abu Hurairah radhiallahu'anhu, bahwa seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahu'alaihi wasallam. Beliau pun mendatangi istri-istri beliau.
Para istri beliau berkata, "Kami tidak punya apa-apa selain air."

Maka Rasulullah berkata kepada orang banyak, "Siapakah yang mau mengajak atau menjamu orang ini?"

Seorang laki-laki Anshar berkata, "Aku."
Sahabat Anshar itu pulang bersama laki-laki tadi menemui istrinya, lalu berkata, "Muliakanlah tamu Rasulullah ini."

Istrinya berkata, "Kita tidak mmiliki apa-apa kecuali sepotong roti untuk anakku."
Sahabat Anshar berkata, "Suguhkanlah makanan kamu itu, lalu matikanlah lampu dan tidurkanlah anakmu."

Ketika mereka hendak menikmati makan malam, maka istrinya menyuguhkan makanan itu. Selanjutnya, ia mematikan lampu dan menidurkan anaknya, kemudian berdiri seakan hendak memperbaiki lampunya, lalu mematikannya kembali. Suami istri hanya menggerak-gerakkan mulutnya (seperti mengunyak sesuatu) seolah keduanya ikut menikmati hidangan. Kemudian keduanya tidur dalam keadaan lapar karena tidak makan malam.

Di pagi harinya, pasangan suami istri itu menemui Rasulullah. Beliau bersabda, "Malam ini Allah terkagum-kagum karena perbuatan kalian berdua."

4. Orang yang berpuasa dibulan Suci Ramadhan.

Siapa yang tak merindukan Ramadhan, satu bulan yang keadaan ummat berubah drastis semua kangen qiyamul lain, lisan seolah terpenjara dari yang tak baik, semua gadis menggenakan hijab pemandgan timur tengah seolah tersaji dikota kota. Ramdhan seolah penyihir yang sangat hebat. 

Namun dibalik kaedaan masyarakat dibulan suci, Surga juga merindukan orang yang berpuasa. puasa dari manahan lapar dahaga dan kemudian menjaga seluruh adab adab puasa itu supaya dia bukan golongan orang yang rugi sebab puasnya hanya untuk menahan lapar dan dahaga.
tidakhanya dirindu surga orang yang berpuasa juga memeproleh pintu istimewa dari surga yaitu pintu Rayyan. sebagaimana dalam hadist Nabi bersabda

Dari Sahl bin Sa’ad, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,


إِنَّ فِى الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ


“Sesungguhnya di surga ada suatu pintu yang disebut “ar rayyan“. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut pada hari kiamat. Selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya. Nanti orang yang berpuasa akan diseru, “Mana orang yang berpuasa.” Lantas mereka pun berdiri, selain mereka tidak akan memasukinya. Jika orang yang berpuasa tersebut telah memasukinya, maka akan tertutup dan setelah itu tidak ada lagi yang memasukinya” (HR. Bukhari dan Muslim).

Demikianlah orang orang yang dirindukan oleh surga sebagaimana yang dikataka nNabi SAW, sebuah kabar gembira yang jauh dari Hoak tentunya. Semoga Allah memberikan taufiq untuk kita semua untuk melakukannya. Amin

Related

Ramadhan 8211960082699177576

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

A
item