umdah

Bal`am Yang Durhaka Kepada Allah

Umdah.co.id-  Bal`am, meskipun telah mendapatkan keistimewaan dari Allah, tetapi masih tergoda pemberian seseorang yang bermaksud menghas...


Umdah.co.id- Bal`am, meskipun telah mendapatkan keistimewaan dari Allah, tetapi masih tergoda pemberian seseorang yang bermaksud menghasudnya agar mendo`akan Nabi Musa supaya tidak memasuki negaranya.

Pada suatu ketika, Nabi Musa memerangi kaum kafir himgga melewati megeri kan`an, negeri bal`am. Maka penduduk kan`an mebhadap Bal`am dan memintanya untuk berdo`a agar Nabi Musa tidak sampai memasuki negerinya, dengan alasan Nabi Musa adalah seorang Nabi yang keras yang memungkinkan mereka akan terusir dari negerinya atau akan tertumpas semuanya.

Jawab Bal`am, "Semuanya ngacau, Musa adalah nabiyyullah, beliau datang di sertai para malaikat dan orang-orang beriman dengan tujuan menumpas kaum zalim, kafir, dan jahat. Jika aku mendoakannya, niscaya aku merugi dunia dan akhirat."

Memang pada mulanya permintaan mereka tidak mentah-mentah. Namun, mereka datang untuk kedua kalinya dengan merengek-rengek agar Bal`am meluluskan permintaan mereka.
Maka Bal`am menjawab, " Sudah aku  katakan tidak bisa, tetapi kalian terus mendesakku. Tapi tunggulah, aku akan bermunajat kepada Allah.

Kemudian, pada malamnya ia bermipi bahwa Allah melarangnya melakukan perbuatan itu.
Dua kali sudah mereka di tolak dan pad permintaan ketiga, mereka datang sambil membawa hadiah yang sangat banyak. Setelah menerima hadiah itu, Bal`am berkata, "Aku akan meminta lagi petujuk Allah, akan tetapi tetapi ternyata  pada malam harinya ia tidak mendapat petunjuk apapun.
Berkatalah kaum itu, "Suatu pertanda bahwa Allah tidak melarang lagi. Sebab, jika Allah melarang, pasti ada tanda-tanda. Seperti pada malam pertama.

Kaum itu terus menerus membujuk dan merayunya hingga Bal`am kehabisan akal. Kemudian dengan menggunakan unta, Bal`am pergi ke suatu bangunan guna melihat bala tentara Nabi Musa dan terus menerus berdoa agar Nabi Musa tidak memasuki negeri Kan`an. Namun baru beberapa langkah, unta tunggangan Bal`am terlukai dan tidak bisa bangkit lagi. Maka Bal`am turun dari punggung unta dan memukulinya dengan terpaksa unta tersebut berusaha bangkit dan tidak dapat melanjutkan perjalanan, dan untuk kedua kalinya Bal`am turun dari untanya dan memukulinya.

Dengan kehendak Allah, unta itu secara mendadak dapat berbicara kepada majikannya. Wahai Bal`am, celakalah kamu, hendak kemana engkau? Apakah tidak engkau lihat bahwa para malaikat menghalangiku hingga aku tidak bisa berjalan.

Beberapa saat kemudian unta itu bisa bangun dan meneruskan perjalanan. Sesampainya di puncak gunung Hisan, Bal`am dan kaumnya pun bersiap-siap untuk berdoa.
Maka Bal`am memulai doanya tetapi aneh sekali. Doa yang di tujukan untuk Nabi Musa dan kaumnya selalu berbalik kepada kaumnya. Setiap doa untuk keburukan, kelemahan, dan kebinasaan Nabi Musa dan pengikutnya selalu berbalik bagi kaumnya. Dan doa untuk kebaikan Bal`am selalu terpeleset untuk kebaikan Nabi Musa dan kaumnya.

Ketika kaum Bal`am memprotes ucapannya, Bal`am menjawab, "Ini di luar kekuasaanku. Aku bermaksud mendoakan kalian, tetapi sungguh aneh, aku tidak kuasa mengendalikan lidahku. Dengan demikian, nyatalah aku merugi dunia dan akhirat. Seakrang kita harus menggunakan cara yang paling baik, yakni mengumpulkan wanita-wanita cantik yang di hiasi dengan perhiasan indah. Selanjutnya perintahkan mereka membawa barang dagangan kepada rombongan Nabi Musa dengan di berikan pesan bahwa jika ada di antara pengikut Nabi Musa mengajak berzina, hendaknya mereka para wanita tidak menolak ajakan itu. Dengan demikian, jika hal itu terjadi, berarti keinginan kalian telah berhasil.

Kemudian kaum Bal`am menjalankan taktik yang di kemukakan Bal`am itu dengan penuh kesungguhan. Diantara pengikut Nabi Musa ada yang bernama Zamry bin Syalam. Ketika ia melihat salah seorang wanita kaum Kan`an (pengikut Bal`am) bernama Kasty binti Swur menawarkan barang dagangannya, Zamry tidak kuasa menahan birahinyaa. Maka ia memegang atangan Kasty, dan kemudian ia tuntun ke suatu tempat. Ternyata Kasty menuruti segala kemauan Zamry, hingga tak pelak bagi mereka mwlakukan hubungan intim, mereka telah berzina.

Maka saat itu juga Allah menimpakan penyakit tha`un kepada laskar itu, hingga jumlah yang gugur saat itu mencapai puluhan ribu orang. Semua itu berpangkal dari Bal`am. sehingag Allah mencabut segala ilmu dan keistimewaan yang ada pada dirinya yang mengakibatkan ia tersesat dan binasa. Padahal dahulu, dalam sekali mengajar tidak kurang dari dua belas ribu murid mengikutinya. TEtapi untuk pertama kalinya ia mengatakan dalam kalangannya bahwa alam ini tidak ada yang menciptakan, menjadikan ia kehilangan massa.

Lady Fr
Kelas 3C

Related

tashauf 2521837516371882535

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

A
item