umdah

Ilmu Tidak Terlihat, Tapi Mampu Memperlihatkan Segalanya

Namaku ilmu, aku memang tidak berwajah tapi bisa merombak dunia, aku bisa merubah perilaku dan sifat manusia, banyak manusia yang tidak...


Namaku ilmu, aku memang tidak berwajah tapi bisa merombak dunia, aku bisa merubah perilaku dan sifat manusia, banyak manusia yang tidak mengenal aku dan mengkhianatiku, bahkan sebagian manusia ingin menghilangkan aku demi keperluan nya masing-masing.
Aku tak mengerti perasaan orang  miskin dan kaya, tapi banyak manusia menjadikan ku sebagai patokan derajat, menentukan mana yang alim dan mana yang awam, mana yang abid dan mana yang sukses, mana yang gagal dan dan mana yang berhasil.

Aku tak mengerti apa itu kebahagiaan, tapi banyak manusia bahagia hidup bersamaku.
Aku tak paham apa itu ketenangan, tapi sebagian manusia mersa tenang bila bersamaku.
Aku tak tau apa arti pertemanan, tapi bnyak manusia ingin berteman dengan aku.
Aku cahaya terhornat  dari banyak manusia yang meremehkan aku.
Aku tak pernah sedih dalam kesendirian,tapi sebagian manusia sedih bila aku tinggalkan.
Aku tak pernah memikirkan siapapun, tapi sebagian manusia sering melamun memikirkan aku.

Sebagian manusia sering meninggalkan tanah kelahirannya,orang-orang tercintnya,demi mengejar diriku yang sangat sulit di perdapatkan.
Banyak manusia tidak memikirkan cobaan demi aku, karna aku mampu menjamin keselamatannya.
Banyak manusia menghabiskan umurnya untuk aku, padahal aku tidak mampu memperpanjang hidupnya.

Banyak manusia merasakan kepedihan, kegelisahan dan kesusahan untuk mendapatkan aku.
Aku lebih mulia dari pada uang,orang  lebih sering meninggalkan aku daripada meniggalkan uang, banyak manusia menghinaku daripada menghina uang,lebih disiplin membagi  waktu untuk mencari uang ketimbang mencari aku.

Aku diciptakan untuk memuliakan manusia, tapi anehnya, banyak manusia yang tidak ingin mulia bersamaku.
Aku adalah sesuatu yang mulia, aku tak pernah mengorbankan diriku untuk siapapun, taopi bsnysk manusia yang  rela mati demi aku.

Semua orang bisa bahagia bila ia bersamaku,tapi tidak semua manusia bahagia bila dia bersama uang.
Semua orang menyesal bila tidak mendapatkan aku,tapi tidak semua orang menyesal bila tidak mendapatkan uang.
maka bahagilah manusia yang mementingkan ilmu, yang mencintai ilmu lebih dari pada mencintai kekasihnya, meletakkan ilmu di dalam hatinya agar selalu menjadi dambaan.
( RUSLIADI MEULABOH )


Related

Santri 2827659155875762665

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

A
item