umdah

Aku Ingin Menyapamu Lebih Lama - Harapan Gadis Buta

Umdah.co.id - Entah mengapa aku tidak bisa melihat. terkadang aku ingin menangis, tapi tidak ada celah bagi kelopak mataku untuk menete...


Umdah.co.id - Entah mengapa aku tidak bisa melihat. terkadang aku ingin menangis, tapi tidak ada celah bagi kelopak mataku untuk meneteskan air mata.
aku hanya seorang gadis kecil. yang suka bermain pula seperti gadis lainnya.
tapi aku selalu bermain sendiri saja.
entah karna tak begitu pintar untuk senyum. atau karna mereka tidak ingin melihatku terjatuh-jatuh saat berlari.
aku ingin mencintai seseorang. tapi tak pernah ada yang mencintaiku kecuali karna merasa kasihan.
aku ingin bangkit. memperkenalkan pada orang-orang bagaimana sebenarnya keindahan warna hitam.
warna hitam itu, bisa dikalahkan sebenarnya. kamu hanya perlu mendengar secara pelan-pelan. berapa langkah yang ditempuh kamu hitung. berapa kuat angin berhembus kamu ingat. maka kamu bisa berjalan tanpa melihat sebuah jalan.
nanti kamu akan mengenal, bahwa kecil dan kerasnya suara akan menentukan jauh dekatnya sebuah benda.
persis seperti kecilnya perhatian maka menandakan jauhnya keberadaan cinta.
aku bisa melihat bentuk kasih sayang. bentuknya adalah kumpulan suara yang dekat ditelingaku, yang selalu berkata, kamu bukan seorang gadis yang lemah.
aku bisa melihat kehadiran cinta. hadirnya seperti kehitaman pandanganku lalu aku berjalan sendirian dengan bantuan tonkat yang ku ketuk kesana sini, kemudian seseorang yang tak kukenal memeganG tanganku. ia berkata, adik! kamu hendak kemana?
kataku, aku hendak mencari sebuah cahaya. kudengar cahaya bisa membuat mata mampu melihat. dan aku ingin bisa melihat.
lantas pria itu, menarik tanganku. aku mengikuti. lihatlah adik, cahaya bukan saja tentang apa yang kamu pandangi. kamu membutuhkan cahaya hanya sebagai sebuah jalan yang takkan membuatmu tersesat.
aku akan disini selalu bersamamu. menjadi cahaya bagimu tuk berjalan kemana saja tanpa terjatuh.
dan sekarang aku telah menemukannya. cahayaku adalah dia yang menuntunku berjalan.
setiap orang yang kujumpai, maka aku bertanya. hai, apakah kamu melihat cahayaku?
hai, apakah kamu melihat cahayaku?
tapi tak ada jawaban yang bisa kudengar.
pada perjumpaan terakhir, pria yang memegang tanganku berkata, "kamu tak bisa selalu bertemu denganku". kenapa? tak bisakah kamu menjadi cahayaku selamanya?
lantas dia bertanya padaku, "apakah kamu telah mengenal tentang hidup?"
"ya, hidupku adalah kehadiranmu sebagai cahayaku."
"maka nanti kamu akan mengenal tentang mati"
"mati?"
"ya, tentang perpisahan yang selamanya, antara kita berdua." (Muhammad Fajar As-Tsani)

Related

Tips 5689427458626448094

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

A
item