umdah

Perempuan ini sebut syariat islam di Aceh seharusnya dicabut

“Pada saat itu masyarakat Aceh tidak meminta syariah. Saat ini tidak ada kesejahteraan perempuan di Aceh,”Kata Raihan Diani mantan Ketua Organisasi Perempuan Aceh Demokratik (ORPAD) dalam acara diskusi di Jakarta.

“Syariah selalu buat tegang. Saya belajar dari Jakarta,” tambahnya dengan mengklaim pada apa yang telah terjadi di Jakarta.

Ia juga menyatakan bahwa syariah yang diterapkan Aceh seharusnya dicabut. Alasannya, syariah bukanlah solusi untuk mensejahterakan, terutama untuk perempuan Aceh.

“Pada saat itu masyarakat Aceh tidak meminta syariah. Saat ini tidak ada kesejahteraan perempuan di Aceh,” kata Raihan Diani saat menjadi salah satu pembicara diskusi bertema “Syariah Islam di Aceh dan Kesejahteraan Perempuan”, Jumat (16/01/2015) di Bakoel Café Cikini, Jakarta.

Raihan menambahkan kenyataannya syariah adalah produk politik yang dihasilkan dari “sogokan” penguasa pada saat itu atas rakyat Aceh.

“Masyarakat sipil Aceh pada saat itu melihat sogokan politik dalam mendirikan syariah. Dan syariat adalah produk politik,” tambahnya.

Menurutnya, qanun atau pun syariah tidak tepat jika diterapkan di salah satu daerah Indonesia, yaitu seperti di Aceh. Alasannya karena Al-Qur’an dan As-sunnah bukanlah hukum positif pada saat qonun itu disusun.

“Qanun tidak pas di Indonesia. Al-Qur’an dan As-Sunnah bukan hukum positif di saat qanun disusun,” tandasnya.

Ia menilai rakyat Aceh tidak menghendaki Syariat islam,ini terlihat pada waktu pendirian atau awal-awal gemanya syariah muncul ke permukaan.

Dalam siskusi ini turut pula hadir Vivi Widyawati (aktivis Jaringan Nasional Perempuan Mahardhika), Bivitri Susanti (pelopor pendiri Pusat Studi Hukum & Kebijakan Indonesia) dan Mariana dari Komisioner Komnas Perempuan.

Katanya Komnas Perempuan juga turut mendukung untuk menolak syariah di Aceh.

Lihat sumber

Related

News 4359552757592711777

Posting Komentar Default Comments

  1. cangklak that ipeugah haba ineng nyan .. .

    BalasHapus
  2. berani nya ngomong di cikini,jakarta...
    coba kalau berani ngomong di Aceh,bukatu diskusi publik, supaya jangan picik pikiran ente....
    Syariat Islam di Aceh itu adalah marwah kearifan Aceh, bukan produk politik lokal, enak aja ngata-ngatain masyarakat Aceh menolak syariah Islam...

    BalasHapus
  3. berani nya ngomong di cikini,jakarta...
    coba kalau berani ngomong di Aceh,bukatu diskusi publik, supaya jangan picik pikiran ente....
    Syariat Islam di Aceh itu adalah marwah kearifan Aceh, bukan produk politik lokal, enak aja ngata-ngatain masyarakat Aceh menolak syariah Islam...

    BalasHapus
  4. http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2015/01/19/36922/kecam-syariat-islam-di-aceh-aktivis-perempuan-dinilai-ingin-cari-simpati-barat.html#.VMCo-CxOCUl

    BalasHapus

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

A
item