umdah

Hukuman Mati Bagi Pengedar Narkoba, Bolehkah?

Umdah-Belakangan ini, kita banyak berasumsi, salah satunya tentang bagaimana sebenarnya hukuman yang layak bagi para pengedar narkoba, dan sejenisnya. Pantaskah? haruskah ? apakah itu keputusan yang paling maslahah (baik) bagi pemerintah Pada tanggal 18 januari tahun ini, atas pertimbangan psikologis, serentak pemerintah indonesia akan melakukan eksekusi hukuman mati terhadap enam terpidana mati kasus narkoba, lima di antaranya akan dieksekusi di Nusa Kambangan dan satu di Boyolali Jawa Tengah, Mengutip pernyataan Jaksa Agung HM Prasetyo, jakarta (15/1).

Pro dan Kontra

Eksekusi ini dilakukan setelah permohonan grasi mereka ditolak oleh Presiden Joko Widodo pada 30 Desember 2014. Pro dan kontra Dalam menanggapi hukuman mati tersebut, baik di dalam atau luar negeri, Divisi Advokasi Pembelaan Hak Sipil Politik Alex Argo Hernowo mengatakan, pemerintah telah melanggar hak asasi manusia berupa hak hidup terhadap seseorang. Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) juga mengkritik keputusan pemerintah terkait hukuman mati terhadap bandar narkoba, dari luar negeri Perwakilan Tinggi Uni Eropa Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Federica Mogherini mengatakan, Uni Eropa menentang hukuman mati untuk semua jenis kasus tanpa terkecuali. Adapun pihak yang pro terhadap keputusan ini adalah NU dan MUHAMMADIYYAH, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj memastikan lembaganya menyetujui pelaksanaan eksekusi hukuman mati bagi pengedar narkoba, NU juga menyatakan anti radikalisme, ekstremisme, apalagi terhadap kelompok militan Negara Islam (ISIS), Sedangkan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Malik Fajar
mati
menyatakan organisasinya mendukung penuh kebijakan Jokowi menolak grasi hukuman mati terpidana narkoba, pertimbangannya generasi yang akan datang.

Hukum Positif

Hukum Positif Ius Constitutum (Hukum Positif) adalah Peraturan hukum yang berlaku pada saat ini/ sekarang untuk masyarakat dari dalam suatu daerah tertentu. Ius Constitutum merupakan hukum yang berlaku untuk suatu masyarakat dalam suatu tempat pada suatu waktu tertentu. Lalu bagaimana hukum positif pada masalah ini? ''Hukuman mati masih diatur dalam hukum positif kita karenanya ketika sudah dijatuhkan bagaimanapun harus dilaksanakan. Kita berharap sikap tegas, keras dan penerapan hukuman mati ini bagi para pelaku bandar dan pengedar serta jaringan narkotika akan membuat mereka jera '' mengutip pernyataan Jaksa Agung HM Prasetyo mewakili pemerintah.

Sisi Negatif Narkotika

Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap Kesehatan Fisik 
  • Gangguan kesehatan pada system syaraf (neurologis) seperti contohnya : kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan syaraf tepi. 
  • Gangguan kesehatan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) seperti contohnyainfeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah 
Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap Psikis Mental Emosional
  • Menyebabkan gangguan jiwa berat / psikotik. 
  • Agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal yang tidak disadarinya 
Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap lingkungan kehidupan sosial masyarakat
  • Berbuat yang tidak senonoh ( mesum/cabul ) secara bebas, berakibat buruk dan mendapat hukuman masyarakat. 
  • Tidak lagi segan untuk mencuri uang dan bahkan menjual barang-barang di rumah untuk mendapatkan uang secara cepat. 

Dalam Pandangan Islam, Bagaimana?

Dalam islam hukuman mati hanya ada pada pembunuhan jiwa, itupun pembunuhan yang yang dilakukan dengan sengaja dan memakai alat yang pada adat bisa membunuh seperti pisau, senjata dan lain-lain, itupun bisa diganti dengan tebusan 100 ekor unta juga ada satu lagi hukuman pembunuhan sebagai hukuman mati, yaitu rajam dengan batu sampai mati bagi orang berzina yang telah pernah melakukan persetubuhan yang halal, yaitu dengan menikah.

Sebenarnya Islam sangat menghormati jiwa dari seseorang, apalagi kalau itu jiwa seorang muslim, sebagi bukti dan contoh, seseorang yang terdampar di tengah lautan, sedang kelaparan, tidak ada makanan, dan hanya ada mayat manusia lain, maka di bolehkan kepadanya untuk memakan jasad dari mayat tersebut, kadar yang dapat membuatnya bertahan hidup, dan selama mayat tersebut bukan nabi. Di sini dibuktikan bahwa sangat berharga nyawa seseorang. Memang ada juga tempat di mana kita boleh membunuh, seandainya hanya dengan membunuh, kita bisa menyelamatkan jiwa . Tapi dalam konteks kita masalahnya berbeda bukan ? seberapa besar efek negatif dari narkotika sehingga harus dengan hukuman mati untuk menghentikannya, memang penggunaan narkotika itu sangat berbahaya, sebagaima yang telah di sebutkan, bahkan bisa merenggut nyawa. Dalam ilmu figh, ada satu qaedah atau ketentuan yang di jadikan pegangan untuk memutuskan hukum oleh seorang Imam, yaitu " kebijakan seorang pemimpin terhadap rakyatnya harus berdasar di atas kemaslahatan/ kebaikan " tanpa ada pengecualian. Pertanyaanya, apakah hukuman mati itu termasuk ke dalam maslahah bagi rakyat?

Kesimpulan

Melihat banyaknya kemudaratan atau efek negatif dari pengedar narkoba, terutama bagi masyarakat umum. Dengan berpijak pada ketentuan fiqh tersebut, maka tidak ada kesalahan dalam hal tersebut, selamat dilakukan oleh imam atau penguasa yang sah, ditambah lagi, tidak ada ketentuan khusus di dalam islam yang secara secara jelas mengupasnya, Wallau'alam.

Related

Telaah 8897702912946782377

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

A
item