umdah

Banyak Pembesar Menghadiri Rapat Umum di Perancis

Penyerangan kantor Charlie Hebdo yang menewaskan 12 orang telah menarik simpati banyak pihak, termasuk para pemimpin-pemimpin di dunia. B...


Penyerangan kantor Charlie Hebdo yang menewaskan 12 orang telah menarik simpati banyak pihak, termasuk para pemimpin-pemimpin di dunia. Berbagai dukungan dan bela sungkawa terus berdatangan untuk sang keluarga dan pemerintah Perancis. Padahal korbannya adalah orang yang menghina manusia paling mulia di atas muka bumi, Nabi Muhammad Saw.

Seperti diberitakan aljazeera, ratusan ribu orang bergabung dengan puluhan pemimpin dunia menghadiri rapat umum di Paris untuk menghormati 17 orang yang tewas dalam beberapa serangan terburuk di tanah Perancis.

Di antara mereka yang menghadiri pawai hari Minggu adalah anggota keluarga dari 12 orang yang tewas dalam pembantaian di Charlie Hebdo mingguan, sebuah kartun sindiran yang sering dipublikasikan lampooning adalah tokoh agama yang dihormati.

Penyerang juga menargetkan supermarket halal dan polisi, menewaskan lima orang.

Masing-masing keluarga staf Charlie Hebdo mengenakan selendang putih di kepala mereka dengan kata "Charlie".

Sekitar 2.200 personel keamanan akan menjaga rute pawai, yang akan berjalan 3 km dari tempat bersejarah de la Republique Place de la Nation di timur Paris, menteri dalam negeri Prancis mengatakan, dengan penembak jitu yang ditempatkan di atap.

Beberapa pejabat asing yang menghadiri acara ini termasuk David Cameron, Perdana Menteri Inggris; Mariano Rajoy, Perdana Menteri Spanyol; Kanselir Jerman Angela Merkel bersama dengan Sigmar Gabriel, wakil rektor dan energi menteri, dan Frank-Walter Steinmeier, menteri luar negeri.

pejabat lainnya yang turut hadir adalah Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel, dan Mahmoud Abbas, Presiden Palestina, serta Presiden Ukraina Petro Poroshenko.

Raja Yordania Abdullah II dan Ratu Rania juga menghadiri pawai.

Sedangkan muslim Perancis mengalami kesulitan mengambil bagian dalam pawai "di mana para pemimpin Israel adalah peserta karena mereka melihat mereka sebagai penjahat perang", yang tampaknya mengacu pada serangan musim panas lalu antara kelompok Palestina Hamas dan Israel, yang menewaskan lebih dari 2.100 warga Palestina dan 72 Israel.

Paris diguncang kekerasan pada Rabu dengan serangan terhadap kantor Charlie Hebdo, yang telah menerbitkan kartun Nabi Muhammad dan tokoh agama lainnya.

Dalam serangan itu, Cherif dan Said Kouachi menembak mati 12 orang termasuk beberapa kartunis Perancis yang paling terkenal.

Related

News 2076036825299943085

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

A
item