umdah

Anak-anak Palestina Terbunuh Oleh Serangan Udara Israel

Ummi fadi, ibu dari 3 orang anak perempuan dan seorang anak lelaki sedang mencoba sekuat tenaga untuk menyelamatkan anaknya. Tetapi anak p...

Ummi fadi, ibu dari 3 orang anak perempuan dan seorang anak lelaki sedang mencoba sekuat tenaga untuk menyelamatkan anaknya. Tetapi anak perempuannya yang baru berumur 9 tahun, Raghd, ketakutan sepanjang malam, karena serangan udara Israel terus membombardir Gaza.
"Sulit untuk menjelaskan politik kepada anak-anak - mereka dengar dari anak-anak tetangga lain, Israel membom Gaza lagi, tapi tetap saja saya tidak bisa memberikan jawaban mengapa," Umm Fadi, yang tinggal di Tal al-Sultan dengan suaminya dan anak-anak, mengatakan kepada Al Jazeera.

Pada hari Kamis, Sebuah serangan udara Israel menewaskan tujuh warga sipil Palestina termasuk lima anak-anak, dalam jumlah korban tewas terbesar dari serangan tunggal sejak awal tiga hari serangan, Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan.

Kementerian Kesehatan Gaza memperkirakan bahwa 32 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 230 lainnya terluka dalam ratusan serangan udara Israel di Jalur Gaza sejak serangan terbaru militer Israel dimulai. Sebanyak 64 rumah Palestina telah benar-benar hancur.

"Saya sendiri takut, dan anak-anak saya datang untuk bersembunyi di kamar tidur saya. Bagaimana saya bisa menunjukkan kepada mereka bahwa saya tidak takut?" Umm Fadi mengatakan, menjelaskan bahwa ia tidak meninggalkan rumahnya, bahkan tidak untuk menjalankan tugas sehari-hari, karena takut terluka atau terbunuh.

Menurut Defence Children International (DCI) Palestina, sedikitnya delapan anak-anak Palestina telah tewas dalam pemboman Israel, dan puluhan lainnya terluka sampai Rabu. Enam anak tewas dalam serangan udara tunggal saja, kelompok yang dilaporkan, ketika sebuah bom Israel mendarat di rumah Odeh Ahmad Mohammad Kaware, seorang aktivis Hamas diduga, di Khan Younis di Gaza selatan.

"Kemarin, dalam rangka untuk menghancurkan sebuah rumah yang bukan sasaran militer, enam anak meninggal," kata Eyad Abu Eqtaish, direktur program akuntabilitas DCI Palestina. "Butuh peran masyarakat internasional untuk menekan Israel agar memenuhi kewajibannya berdasarkan Konvensi Jenewa."

"Sudah jelas bahwa Israel tanpa pandang bulu menargetkan Jalur Gaza dan disini jelas terdapat jumlah besar warga sipil Palestina, di antaranya anak-anak, yang menjadi korban," kata Abu Eqtaish Al Jazeera.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Selasa, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membantah tuduhan bahwa Israel menargetkan warga sipil Palestina. "Israel menargetkan teroris Hamas dan bukan warga sipil tidak bersalah. Sebaliknya, Hamas menargetkan warga sipil Israel sambil bersembunyi di balik warga sipil Palestina. Oleh karena itu, Hamas, memikul tanggung jawab penuh atas segala kerusakan yang datang ke warga sipil Israel dan Palestina."

Related

News 7883945736360387603

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

A
item