umdah

Malaysia dan Arab Saudi larang perayaan Tahun Baru

Beberapa ulama di Malaysia telah mendesak pemerintah setempat untuk membatalkan perayaan Hari Tahun Baru Masehi. Mereka mengatakan bahwa pes...

Beberapa ulama di Malaysia telah mendesak pemerintah setempat untuk membatalkan perayaan Hari Tahun Baru Masehi. Mereka mengatakan bahwa pesta semacam itu mencirikan budaya Yahudi dan dapat memancing kawula muda untuk berbuat maksiat.

“Perayaan Tahun Baru akan diisi dengan banyak hiburan yang dapat menyebabkan muda mudi Islam kehilangan kontrol dan terjerat dalam maksiat," ujar Mustapha Idrus, presiden Malaysia International Institute of Islamic Cooperation (Ikiam).

“Ini bukan hanya masalah budaya, tapi juga kesempatan bagi pemerintah untuk menghemat biaya, dengan biaya hidup yang terus meningkat. Pemerintah harus memperhatikan tingkat kepentingan even ini. Merayakan Tahun Baru saja bisa mengeluarkan jutaan ringgit," tambahnya.

Angka 14 di Times Square New York (foto: onislam.net)
Angka 14 di Times Square New York (foto: onislam.net)
Kontroversi mengenai perayaan Tahun Baru Masehi pertama kali muncul setelah media Sinar Harian memberitakan Mustapha Idrus yang mengatakan bahwa merayakan tahun baru dapat menjebak kaum muda mudi untuk melakukan perbuatan maksiat.

Mufti Penang Datur Seri Hassan Ahmad juga ikut meramaikan kontroversi setelah diberitakan berkomentar bahwa lebih baik merayakan Tahun Baru dengan cara yang Islami dibandingkan cara yang "kebarat-baratan".

“Akan sangat bagus kalau kita bisa merayakan tahun baru dengan mengadakan ceramah agama, doa dan baca Yasin, agar kaum muda kita tidak terjebak mengikuti budaya-budaya luar," ujar nya sebagaimana dikutip oleh harian Sinar.

“Saya yakin kalau kita merayakan tahun baru secara Islami, kita akan bisa mengurangi penyakit sosial yang sering dikaitkan dengan hura hara perayaan tahun baru. Mungkin tidak akan ada lagi perayaan mabuk-mabukan,"

Kepala informasi Umno Youth, Jamawi Jaafar juga memiliki pendapat yang sama, ia menambahkan bahwa lebih baik berdoa saja dibandingkan merayakan tahun baru 2014 dengan konser dan acara kembang api.

“Mari kita berdoa bersama untuk negara kita supaya lebih damai dan aman dari bencana alam di tahun 2014 juga tahun-tahun ke depan. Bagi yang non-Muslim, kenapa tdak berdo'a sesuai dengan keyakinan masing-masing?" Jamawi berkata sebagaimana dikutip oleh media setempat.

“Dengan membatalkan perayaan Hari Tahun Baru, pihak polisi bisa mengambil tindakan tegas terhadap individu yang berkumpul di Dataran Merdeka untuk alasan apapun. Kita harus mempertahankan keamanan warga Malaysia," tambahnya.

Arab Saudi

Beberapa mil dari Malasia, para Ulama di Arab Saudi juga mengeluarkan keputusan yang serupa, mereka memperingati bahwa "tindakan menghukumi" akan diambill terhadap siapa saja yang merayakan Peringatan Tahun Baru.

Komisi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan yang dikenal sebaga mutawa, menyandarkan peringatan ini pada dekrit agama yang dikeluarkan oleh komite atas agamawan di Arab Saudi yang melarang perayaan serupa, demikian laporan media lokal, Okaz.

Komisi ini juga memperingati toko-toko cenderamata di sana agar tidak menjual apapun termasuk bunga dan boneka.

Arab Saudi menggunakan sistem kalender Musli yang dimulai pada tanggal 3 Nopember yang lalu, berbeda dengan negara-negara Teluk lainnya yang menggunakan kalender Masehi.

Mutawa juga secara tradisi melarang penjualan mawar merah dan hadiah-hadiah lainnya pada hari Valentine di bulan Pebruari.

Peringatan Arab Saudi terhadap warganya untuk tidak merayakan tahun baru ini bertolak belakang dengan persiapan menyambut Tahun Baru di wilayah tetangganya, Dubai, yang termasuk ke dalam Uni Emirat Arab.

Dubai telah menjanjikan perayaan malam tahun baru dengan pertunjukan yang memecahkan rekor dunia dengan 400.000 kembang api, berdasarkan laporan dari AFP.

Related

News 8797748245196014663

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

A
item