umdah

Israel: "Tembok Pemisah akan menjadi batas dengan Palestina"

Israel: "Tembok Pemisah akan menjadi batas dengan Palestina"
Tim perunding Israel mengatakan bahwa Palestina tidak akan mendapatkan wilayah berdasarkan perbatasan di tahun 1967. Sebaliknya mereka mengusulkan tembok pemisah yang memotong wilayah Tepi Barat sebagai batas negara untuk Palestina di masa depan.

"Israel menginginkan rute tembok pemisah sebagai perbatasan, dan bukan garis 1967 seperti yang diminta Palestina," ujar laporan dari radio publik Israel dikutip Al-Jazeera, Rabu (6/11).

Sejak pembicaraan damai dimulai pada akhir Juli lalu, Palestina telah berulangkali mengeluhkan tentang ketidakjelasan Israel mengenai perbatasan. Palestina meminta agar garis perbatasan didasarkan tahun 1967 sebelum perang enam hari ketika Israel merebut Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur.

Namun, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menolak kembali pada agaris 1967. Ia tidak akan mengubah demokrafi yang berkembang selama 46 tahun terakhir.

Israel mulai membangun tembok pembatas pada 2002. Mereka menekankan berkurangnya serangan dari Palestina menjadi ukuran kesuksesan pembangunan tembok pembatas.

Tetapi warga Palestina menyebut tembok tersebut sebagai tembok apartheid, dan menyebutnya sebagai tanah rampasan. Jika selesai dibangun, 85 persen tembok itu akan berada di wilayah Tepi Barat. Belum ada konfirmasi dari kantor Netanyahu. Mereka menolak komentar terkait konten pembicaraan damai.

Related

News 650447967997442508

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

A
item